| by bangun | No comments

Tempat Asik Buat Ngopi Hongkong

Kedai-kedai kopi modern terus bermunculan. Beberapa hanya sanggup bertahan dalam hitungan bulan, namun ada juga yang menjadi primadona. Di Hong Kong, tren tersebut juga tak dapat dielakkan. Kami bertanya kepada tujuh figur berpengaruh di kota tersebut soal tempat ngopi yang wajib dikunjungi. Berikut rekomendasinya:

Little Break Coffee & Kitchen
Sheung Wan Shop: G/F, Xiu Ping Comm Building, 104 Jervois Street, Sheung Wan; 852/2503-3535.

Direkomendasikan oleh Aries Sin, perancang busana yang ditempatkan di jajaran Next Generation of Design Talent versi majalah Prespective.

“Gayanya chic dan santai. Lokasinya di area yang tak terlalu bising,” ungkap Aries. Sesuai namanya, Little Break Coffee & Kitchen tak sekadar menghidangkan kopi. Koleksi menunya cukup variatif. Kadang, tempat ini juga menyuguhkan pentas musik pada Sabtu malam.

Cova menawarkan atmosfer elegan.

Cova
Shop 203, 2/F, Alexandra House, 18 Chater Road, Central; 852/2522-1833; cova.com.hk.

Direkomendasikan oleh Jade Lui, selebriti kelahiran Hong Kong yang juga produser acara memasak di televisi.

Berdiri pada 1817 di Milan, Cova merekah menjadi jaringan waralaba transnasional. Dari 10 cabangnya di Hong Kong, Jade merekomendasikan Cova Alexandra House, gerai yang menurutnya “memiliki atmosfer yang stylish dan nyaman.”

N1 Coffee & Co
Shop G, 34 Mody Rd, Tsim Sha Tsui; 852/3568-4726.

Direkomendasikan oleh Michael Sloan, ilustrator dan seniman andal asal Amerika Serikat yang kini menetap di Hong Kong.

“Kedai mungil untuk bersantai usai lelah menjelajahi distrik belanja kota,” ujar Michael tentang N1 Coffee. Tempat yang bersarang di kawasan Tsim Sha Tsui ini diasuh oleh EL Au, jawara Hong Kong Grand Barista Championship 2010. EL Au juga merupakan pendiri Barista Academy Hong Kong, institusi yang memberikan pelatihan meracik kopi.

Lof 10
G/F, 1 U Lam Terrace, Sheung Wan, 852/2540-2210.

Direkomendasikan oleh Arun R, DJ dan Music Curator Hotel W Hong Kong yang selama 12 tahun terakhir mengguncang kelab ternama di Hong Kong, seperti Drop, Gecko, dan Ozone.

Wujudnya lebih mirip sebuah garasi ketimbang kedai kopi. Pernah menetap di Los Angeles, pemilik Lof 10 berniat membawa karakter santai West Coast ke kedainya. “Tempat ini sepi, tersembunyi, dan simpel. Bagaikan sebuah wadah pelarian dari ingar-bingar kawasan Central,” katanya. “Saya bisa menghabiskan berjam-jam di sini. Kopi slow drip tempat ini luar biasa.”

The Cupping Room dengan desain yang menawan.

The Cupping Room
Shop LG, 287-299 Queen’s Road Central, Central; 852/2799-3398.

Direkomendasikan oleh Janice Leung Hayes, pengasuh blog kuliner, pendiri sentra jajan Tong Chong Street Market, serta penulis lepas bagi sejumlah media ternama.

“Di Hong Kong, seiring meledaknya third wave coffee movement, amat mudah bagi kita untuk menikmati secangkir kopi berkualitas prima—dan favorit saya adalah The Cupping Room,” kata Janice. Kedai nyaman berisi meja-meja kayu panjang ini kerap dijadikan sarang berdiskusi dan bekerja. Popularitas tempat ini kian terkerek setelah barista-nya, Chan Kwun Ho, menyabet posisi pertama dalam Hong Kong Barista Championship 2015 dan posisi keempat dalam World Barista Championship 2015.

Brew or Drip
Shop 115, The Landmark Chater; 852/2310-1978.

Direkomendasikan oleh Andre Fu, arsitek andal yang tercantum dalam daftar Top 20 Interior Designers 2015 versi majalah Wallpaper.

“Kafe ini adalah tempat menyeruput kopi terbaik bagi pencinta kopi sejati,” ujar Andre. Brew or Drip menyajikan aneka seleksi kopi brew dan hand drip. Kafe yang didirikan oleh Derek So ini merupakan salah satu persinggahan populer bagi kaum pekerja di kawasan Central “Di sini, satu yang wajib dipesan adalah classic espresso,” saran Andre.

Passion by Gerard Dubois
G11, G12, F12A, Lee Tung Avenue 200, Queen’s Road East, Wan Chai; 852/2833-6778; passionbygd.com.

Direkomendasikan oleh Jin Wong, ahli marketing digital yang juga merangkap sebagai pengasuh blog gaya hidup di Hong Kong.

Nama Gerard Dubois mulai bergema usai buku karyanya menyabet penghargaan dalam Gourmand Awards 2011. Setahun berselang, koki asal Swiss ini merintis bisnisnya di Hong Kong dengan mendirikan Passion by Gerard Dubois. Beberapa kreasinya yang wajib dicoba adalah kroasan dan mille-feuille raspberi yang, menurut Jin, “cocok dipadukan dengan secangkir kopi hitam.”